Karimunjawa - 13 Mei 2012
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Karimunjawa - 13 Mei 2012
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Photo S2MISTER Bersama Penampakan
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Photo saat menerima tamu rombongan pengantin
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Kisah si Burung Laras
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Narsis Banget
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Trio Dalang Abal-Abal MTs Negeri Keling
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Ki Barda Jadi Kepala - Kisah si Buta dari Gua Hantu
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Ande-Ande Lumut
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Gitaris Sejati vs Pembantu Centil
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Kamis, 28 Februari 2013
KEBERHASILAN KURIKULUM 2013
Minggu, 25 November 2012
MOTIVASI
Peng Shuilun hanya memiliki setengah dari tubuhnya karena diamputasi setelah terjadi kecelakaan truk. Tapi dia tak pernah menyerah !
Pemulihannya sangat mengagumkan, ahli bedah setelah hampir dua tahun menjalani serangkaian operasi.
Wakil presiden rumah sakit tempat ia dirawat berkata "Peng Shiilun sangat menakjubkan dan satu-satunya orang di dunia yang tetap bertahan walaupun begitu banyak tubuhnya yang diamputasi". Dia melewatinya dengan baik dan sekarang telah membuka supermarket murah miliknya sendiri yang bernama "Half Man- Half Price" Store.
Kita tidak boleh menyerah, jika Peng Shuilun dengan tubuhnya yang tak sempurna dapat terus menjalani hidup dengan sangat baik, begitu juga seharusnya kita.
Tidak ada alasan untuk terus berusaha jika kita sungguh-sungguh dalam mengejar kesuksesan kita.
"SUKSES ditentukan Diri Anda Sendiri dan Butuh Komitmen dan Action Untuk Mencapainya"
Selasa, 13 Maret 2012
Inna Lillaahi Wa Inna Ilaihi Roojiuun
Sabtu, 18 Februari 2012
Mengenal Mylot
Penasaran ?, ikuti saya di sini : myLot User Profile
Selasa, 23 November 2010
Kumpulan Nama Bayi Laki-Laki Islam dan Artinya
Adiib = penulis, sastrawan
Asmar = berkulit coklat, tombak
Asyam = pemimpin yang mulia, tinggi
Amiir = penguasa
Anwar = memiliki banyak cahaya
Aniis = ramah
Ayaad = dapat menguatkan, kokoh
Usaamah = singa
Asad = binatang buas yang disegani
Amiin = dapat dipercaya
Arkaan = kemuliaan, tiang penyangga
As’ad = orang yang berbahagia
Akram = yang memiliki kemuliaan
Aliif = lemah lembut
Imaam = pemimpin, teladan
Ahmad = terpuji
Ariib = yang memiliki pengetahuan
Baadii = yang terlihat nyata, gurun yang tenang
Baaqir = memiliki kedalaman ilmu
Bahr = lautan, genangan air yang banyak
Badriy = hujan yang turun sebelum musimnya
Basyiir = pem beri kabar gembira
Burhaan = penjelasan
Basmaan = banyak tersenyum
Baasil = sangat pemberani, singa
Baahir = yang bersinar
Badraan = dua bulan purnama
Bilaal = air atau susu yang membasahi tenggorokan
Taamir = banyak rizki dan kebaikan
Tamiim = yang memiliki penciptaan sempurna
Tauhiid = mengesakan Allah
Taufiiq = keberhasilan
Taqiy = yang bertaqwa
Tahsiin = perbaikan
Tsaabit = kokoh
Tsaamir = yang berbuah
Tsamiin = mahal
Tsaqiif = sangat pandai
Tsaaqib = cerdas
Jaabir = pem baharu yang agung
Jaasim = tinggi besar
Jariir = tali pengikat unta, nama penyair terkenal
Ja’far = sungai, unta betina yang banyak susunya
Jaliil = memiliki kekuasaan yang besar
Jauhar = batu mulia
Jalaal = orang besar yang dihormati
Jamiil = tampan dan gagah
Jaasir = pem berani
Haatim = hakim yang diserahi
Haarits = yang membajak tanah, singa
Haafizh = yang memelihara
Haamid = yang bersyukur
Hibbaan = yang dikasihi
Hajjaaj = yang memiliki hujjah yang kuat
Hasan = baik rupa dan akhlaqnya
Husain = sangat baik
Hakam = hakim yang bijaksana
Hakiim = pandai dan memiliki pendapat yang kuat
Haliim = lembut, sabar
Ham daan = yang banyak pujian
Hum aid = diminutif dari Ahmad
Haniif = yang lurus
Haazim = berkemauan keras
Habiib = yang terkasihi
Hasiib = pem beri, pembuat perhitungan
Hafiizh = orang yang terjaga
Haidar = pem berani
Husaam = pedang yang tajam
Hilmiy = penyabar, pemurah
Khatiib = orang yang menyampaikan khutbah
Khaliil = kekasih, sahabat yang dipercaya
Khaalid = tetap di tempatnya, kekal
Khuzaimah = pohon yang bunganya sangat indah
Khaththaab = banyak bicaranya
Khalduun = ungkapan untuk kasih sayang
Khalaf = pengganti
Khaalish = murni, bersih
Khairiy = yang memiliki banyak kebaikan
Khaazin = yang memiliki simpanan
Daariy = pandai, bijaksana
Daaniy = dekat
Daffaa’ = banyak memiliki pertahanan diri
Daaris = orang yang belajar
Daliil = pem beri petunjuk kepada sesuatu
Dzakwaan = sangat cerdas
Dzulfaqar = tulang sulbi, nama pedang ‘Aliyy bin Abii Thaalib
Dzakiyy = cerdas, pandai
Dzakiir = baik dan kuat ingatannya
Dzahab = emas
Raa-id = perintis, pasukan perang terdepan
Raa-if = sangat penyayang
Raafi’ = kilauan halilintar
Raamiy = bintang, orang yang memanah Rajab = pengagungan
Ram ziy = yang dapat disimbolkan
Ruwaid = lembut
Raihaan = rizki, bunga
Rasyiid = yang mendapat atau memberi petunjuk
Raaghiib = orang yang berkehendak, mencintai
Raakaan = kemuliaan
Raamiz = mengisyaratkan pada sesuatu
Raziin = orang yang tenang, teguh
Raatib = permanen
Zaahid = tidak mencintai keduniaan
Zaahir = bercahaya
Zahraan = berkilau
Zuhair = wajah yang berseri-seri
Zaid = tambahan banyak
Zakiyy = suci, bersih
Zaahiy = wajah yang elok
Saabiq = lebih dulu dari yang lain
Saajid = orang yang bersujud kepada Allah
Saalim = orang yang selamat
Saamiy = berperawakan tinggi
Saliim = terhindar dari bahaya
Salmaan = yang selamat
Sa’iid = yang berbahagia
Sayyaaf = pejuang
Sayyid = pem uka
Siraaj = pelita
Suruur = kegembiraan
Saa-id = pem impin
Syariif = orang terhormat
Syihaab = meteor, cahaya api
Syahiid = saksi, yang terbunuh di jalan Allah
Syaakir = orang yang bersyukur
Syuraih = lapang dada
Syafiiq = sangat lemah lembut
Syakiib = yang memberi balasan kebaikan
Syaddaad = kuat, sangat pemberani
Shaadiq = yang benar dalam ucapan
Shaarim = tajam
Shafwaan = jenih, cerah
Shaa-ib = yang benar
Shaabir = yang sabar
Shaalih = lurus dan benar
Shiddiiq = selalu membenarkan Shafiyy = murni
Shaamid = tegar
Dhaawiy = bercahaya
Dhahhaak = banyak tersenyum
Thaariq = bintang pagi, baru
Thaalib = yang mencari, murid
Thaahir = suci, mulia
Thayyib = baik, enak, wangi
Thariif = ajaib, jarang yang sama
Zhaafir = yang menang
Zhariif = cerdik
Zhahiir = penolong
Zhaahir = nyata
Zhafar = kemenangan
‘Aabid = orang yang beribadah
‘Aadil = adil
‘Aarif = yang sabar dan mengetahui
‘Aashim = penjaga yang tulus
‘Aaqil = orang yang paham, berakal
‘Aamir = orang yang menetap
‘Utbah = lika liku lembah
‘Atiiq = mulia, baik
‘Adnaan = yang menetap di suatu tempat
‘Adiy = sekumpulan orang yang siap berperang
‘Aziiz = yang perkasa, kuat
‘Afiif = yang terjaga dari kehinaan
‘Aliyy = mulia, perkasa
‘Ubaadah = banyak beribadah
‘Athaa = rizki, kebaikan
‘Ayyaasy = panjang umur
‘Alwaan = tinggi
‘Ammaar = kuat imannya, baik pujiannya, lemah lembut
‘Amruu = kehidupan, agama
‘Abbaas = singa
‘Azzaam = berkemauan kuat
Ghaaziy = pejuang
Ghaamid = yang memasukkan pedang ke sarungnya
Ghaalib = orang yang menang
Ghaaliy = mahal
Fu-aad = hati
Faa-iq = istimewa, menonjol
Faaris = penunggang kuda, pandai
Farhaan = gem bira
Fariid = unik, tiada bandingan, m utiara yang sangat berharga
Fadhiil = yang utama, berbudi
Faishal = pem impin, pemisah antara hak dan batil
Faatih = penakluk
Faaruuq = pem isah antara hak dan batil
Farraas = tajam pikirannya
Fawwaaz = banyak memiliki keberuntungan
Fahd = macan kumbang
Fauzaan = keberuntungan
Fathiin = cerdas
Qaasim = pem beri imbalan
Qudamah = lama
Qais = tinggi hati dan kuat
Qaabuus = gagah, tampan dan berkulit halus
Quthb = pemimpin
Kaatib = penulis
Kaamil = memiliki sifat-sifat sempurna
Kariim = murah hati, mulia
Kan’aan = yang mengumpulkan
Kanz = harta simpanan
Kinaan = tempat menyimpan anak panah
Kaasib = yang beruntung
Katsiir = banyak
Labiib = berakal, cerdik
Lathiif = lembut
Luqmaan = jalan terang
Laabid = singa
Maazin = wajah yang berseri
Maalik = pelindung, penanggung jawab
Ma-muun = yang dipercaya
Mubaarak = diberkahi
Mutawakkil = tunduk dan tawakal kepada Allah
Mujaahid = pejuang
Majiid = mulia
Mahbuub = yang dicintai dan disenangi
Mahfuuzh = terpelihara
Mahmuud = terpuji
Murraan = lembut
Maajid = terhormat
Mukhtaar = pilihan
Marjaan = butiran mutiara
Mursyid = pem beri petunjuk
Muzhaffar = yang dapat memenuhi kebutuhannya
Ma’ruuf = terkenal, kebaikan
Mahdiy = yang mendapat hidayah
Maimun = yang mendapatkan berkah
Muraad = kehendak, maksud
Murtadhaa = yang diridhai
Marwaan = batu yang sangat keras
Mas’uud = yang beruntung, diberi kesenangan
Mushlih = yang melakukan perbaikan
Mu’aadz = orang yang terlindungi
Mufiid = yang memberi manfaat kepada oang lain
Miqdaad = yang sering menghadang perbuatan buruk
Mumtaaz = istimewa
Munjid = penolong
Mundzir = pem beri peringatan
Muniir = bercahaya
Muhanaa = tenang, damai
Mahiib = orang yang karismatik
Muyassar = yang dimudahkan
Naajiy = yang terbebas dari keburukan
Naayif = tinggi
Nabiil = terhormat, punya kelebihan
Nadiim = pendamping
Nafiis = berharga, menjadi rebutan
Nawwaaf = unggul
Naufal = pem uda tampan
Najiib = mulia
Naashir = suka menolong
Naafi’ = yang memberi manfaat
Nashr = pertolongan
Na’iim = yang berbahagia
Naadir = berharga, jarang ada
Haadii = yang memberi petunjuk
Haasyim = orang yang tam pil di depan
Haani = yang menyenangkan
Hum aam = pem berani, ambisius
Hisyaam = kedermawanan
Hilaal = bulan sabit
Wahiid = satu-satunya
Waduud = penuh kasih sayang
Waliy = penolong
Waliid = bayi, anak kecil
Wahiib = yang dianugerahi
Yaasir = mudah
Yaafi’ = terhormat
Yaziid = pertumbuhan
Yassar = banyak kemudahan
Untuk nama bayi perempuan islami dan artinya , dapat anda lihat disini: Nama Bayi Perempuan ... semoga bermanfaat
Kamis, 19 November 2009
Nomor Induk Siswa Nasional
Penjelasan Singkat
- Mengidentifikasi setiap individu siswa (peserta didik) di seluruh sekolah se-Indonesia secara standar, konsisten dan berkesinambungan.
- Sebagai pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara online bagi Unit-unit Kerja di Depdiknas, Dinas Pendidikan Daerah hingga Sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.
- Sebagai sistem pendukung program Dapodik dalam pengembangan dan penerapan program-program perencanaan pendidikan, statistik pendidikan dan program pendidikan lainnya baik di tingkat pusat, propinsi, kota, kabupaten hingga sekolah, seperti: BOS (Bantuan Operasional Sekolah), Ujian Nasional, Pangkalan Data dan Informasi Pendidikan, Sistem Informasi Manajemen Sekolah hingga Beasiswa.
Jumat, 06 November 2009
PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS AWAL SD
Rabu, 28 Oktober 2009
35 Model Pembelajaran Efektif
Pelaksanaan Model-model pembelajaran dapat dengan cara mengujicobakan model pembelajaran yang sudah diterapkan lebih dulu oleh orang lain (karena terbukti tepat guna), atau dengan mengujicobakan model pembelajaran hasil penemuan guru sendiri. Model pembelajaran hasil penemuan guru sendiri dapat diberi nama/istilah oleh guru itu sendiri. Sedangkan model pembelajaran yang telah ditemukan ( para ahli negara barat) dan ‘dipatenkan’ dipandang sudah terbukti nyata hasilnya dan dapat dirasakan manfaatnya bagi yang telah mencoba mempraktikkannya.
Dari sekian model pembelajaran, terdapat 35 model pembelajaran yang terbukti efektif. Hal ini tentunya apabila model pembelajaran tersebut relevan dengan tujuan pembelajaran. Nah, ketigapuluhlima model pembelajaran efektif tersebut yaitu :
1. Examples Non Examples ( contoh dapat dari kasus/gambar yang relevan dengan KD)
Langkah-langkah :
- Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran.
- Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP.
- Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar.
- Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas.
- Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya.
- Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai.
- Kesimpulan.
2. Picture and Picture
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
- Menyajikan materi sebagai pengantar.
- Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi.
- Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis.
- Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut.
- Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai.
- Kesimpulan/rangkuman.
3. Numbered Head Together ( Kepala Bernomor- Spencer Kagan 1992)
Langkah-langkah :
- Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor.
- Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya.
- Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya.
- Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka.
- Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain.
- Kesimpulan.
Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
Langkah-langkah :
- Guru membagi siswa untuk berpasangan.
- Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan.
- Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar.
- Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
- Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
- Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya.
6. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru.
7. Penutup.
5. Kepala Bernomor Struktur ( modifikasi dari Number Heads)
Langkah-langkah :
- Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor.
- Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai. Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya.
- Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka.
- Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain.
- Kesimpulan.
Langkah-langkah :
- Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll).
- Guru menyajikan pelajaran.
- Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya yang sudah mengerti dapat menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
- Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu.
- Memberi evaluasi.
- Kesimpulan.
Langkah-langkah :
- Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim.
- Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda.
- Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan.
- Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka .
- Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh.
- Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi.
- Guru memberi evaluasi.
- Penutup.
Langkah-langkah :
- Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai dan menyebutkan sarana atau alat pendukung yang dibutuhkan. Memotivasi siswa untuk terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
- Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
- Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
- Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya.
- Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap eksperimen mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
- Guru menyajikan materi sebagaimana biasa.
- Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang.
- Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya.
- Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya.
- Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa.
- Kesimpulan/penutup.
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
- Guru menyajikan materi sebagaimana biasa.
- Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang.
- Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya.
- Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya.
- Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa.
- Kesimpulan/penutup.
Langkah-langkah :
- Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban.
- Setiap siswa mendapat satu buah kartu.
- Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang.
- Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
- Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin.
- Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya.
- Demikian seterusnya.
- Kesimpulan/penutup.
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai
- Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru
- Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing
- Guru memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya
- Berawal dari kegiatan tersebut, Guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa
- Guru memberi kesimpulan
- Penutup
Langkah-langkah :
- Guru membagi 2 kelompok peserta debat yang satu pro dan yang lainnya kontra
- Guru memberikan tugas untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok diatas
- Setelah selesai membaca materi, Guru menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara saat itu, kemudian ditanggapi oleh kelompok kontra. Demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa bisa mengemukakan pendapatnya.
- Sementara siswa menyampaikan gagasannya, guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan sampai mendapatkan sejumlah ide diharapkan.
- Guru menambahkan konsep/ide yang belum terungkap
- Dari data-data yang diungkapkan tersebut, guru mengajak siswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topik yang ingin dicapai.
Langkah-langkah :
- Guru menyusun/menyiapkan skenario yang akan ditampilkan.
- Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari sebelum KBM.
- Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang.
- Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai.
- Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan.
- Masing-masing siswa berada di kelompoknya sambil mengamati skenario yang sedang diperagakan.
- Setelah selesai ditampilkan, masing-masing siswa diberikan lembar kerja untuk membahas penampilan masing-masing kelompok.
- Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya.
- Guru memberikan kesimpulan secara umum.
- Evaluasi.
- Penutup.
Langkah-langkah :
- Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen.
- Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok.
- Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain.
- Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif yang bersifat penemuan.
- Setelah selesai diskusi, juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok.
- Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi kesimpulan.
- Evaluasi.
- Penutup.
Langkah-langkah :
- Guru menyiapkan sebuah tongkat.
- Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan mempelajari materi.
- Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya, siswa menutup bukunya.
- Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa, setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru.
- Guru memberikan kesimpulan.
- Evaluasi.
- Penutup.
Langkah-langkah :
- Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru bisa menunjuk pasangannya atau siswa memilih sendiri pasangannya).
- Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya.
- Setelah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain.
- Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan, kemudian pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mencari kepastian jawaban mereka.
- Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula.
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan materi yang akan disajikan.
- Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi.
- Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya.
- Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok
- Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit.
- Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
- Evaluasi.
- Penutup.
Siswa/peserta mempresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
- Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
- Memberikan kesempatan siswa untuk menjelaskan kepada siswa lainnya misalnya melalui bagan/peta konsep.
- Guru menyimpulkan ide/pendapat dari siswa.
- Guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu.
- Penutup.
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
- Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
- Memberikan kesempatan siswa tanya jawab
- Untuk menguji pemahaman, siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa
- Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan, kalau benar diisi tanda benar (Ö) dan salan diisi tanda silang (x)
- Siswa yang sudah mendapat tanda Ö vertikal atau horisontal, atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya
- Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh
- Penutup
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
- Guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan
- Menyiapkan bahan atau alat yang diperlukan
- Menunjuk salah seorang siswa untuk mendemontrasikan sesuai skenario yang telah disiapkan.
- Seluruh siswa memperhatikan demontrasi dan menganalisanya.
- Tiap siswa mengemukakan hasil analisanya dan juga pengalaman siswa didemontrasikan.
- Guru membuat kesimpulan.
Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah.
Langkah-langkah :
- Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
- Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan
- Membimbing pelatihan
- Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik
- Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan.
Langkah-langkah :
- Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen
- Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran
- Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas
- Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok
- Guru membuat kesimpulan bersama
- Penutup.
“Siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan, dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur”
Langkah-langkah :
- Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar
- Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama, menghadap ke dalam
- Dua siswa yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. Pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan
- Kemudian siswa berada di lingkaran kecil diam di tempat, sementara siswa yang berada di lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam.
- Sekarang giliran siswa berada di lingkaran besar yang membagi informasi. Demikian seterusnya .
Media :
Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak.
Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan di telinga.
Langkah-langkah :
- Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi ± 45 menit.
- Guru menyuruh siswa berdiri berpasangan di depan kelas
- Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10×10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5×2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga.
- Sementara siswa membawa kartu 10×10 cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10×10 cm. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga.
- Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.
- Dan seterusnya.
Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak terbatas
Dimiliki oleh 1 orang
Struktur organisasinya tidak resmi
Bila untung dimiliki, diambil sendiri
Nah … Siapakah … AKU ?
Jawabnya : PERUSAHAAN PERSEORANGAN
26. Word Square
Media : Buat kotak sesuai keperluan, buat soal sesuai Tujuan Pembelajaran.
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai.
- Guru membagikan lembaran kegiatan sesuai contoh.
- Siswa menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban.
- Berikan poin setiap jawaban dalam kotak.
| T | Y | E | N | I | O | K | N |
| R | A | U | A | N | K | U | O |
| A | B | A | R | T | E | R | M |
| N | A | N | I | R | R | S | I |
| S | D | G | I | I | T | G | N |
| A | O | N | L | S | A | I | A |
| K | L | A | A | I | S | R |
L
|
| S | A | C | E | K | B | O | S |
| I | R | I | N | G | G | I | T |
- Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara …….
- ……. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah
- Uang ……. Saat ini banyak di palsukan
- Nilai bahan pembuatan uang disebut …….
- Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai …….
- Nilai perbandingan uang dalam negara dengan mata uang asing disebut …….
- Nilai yang tertulis pada mata uang disebut nilai …….
- Dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut motif …….
- Perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening ke bank untuk membayar sejumlah uang disebut …….
Media :
- Buatlah pertanyaan yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
- Buat jawaban yang diacak hurufnya
- Guru menyajikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai
- Membagikan lembar kerja sesuai contoh.
A
1. Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara …
2. … digunakan sebagai alat pembayaran yang sah
3. Uang … saat ini banyak dipalsukan
4. Nilai bahan pembuatan uang disebut nilai …
5. Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai …
6. Nilai perbandingan uang dalam negeri dengan mata uang asing disebut …
7. Nilai yang tertulis pada uang disebut nilai …
8. dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut …
9. perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening di bank untuk membayar sejumlah uang disebut …
B
1. TARREB …………………………….
2. GANU …………………………………
3. TRASEK ………………………………
4. KISTRINI ………………………………
5. LIRI ………………………………………
6. SRUK …………………………………
7. MINALON ………………………….
8. SAKSITRAN …………………………
9. KEC ……………………………………
28. Take and Give
Media :
- Kartu ukuran ± 10×15 cm sejumlah peserta tiap kartu berisi sub materi (yang berbeda dengan kartu yang lainnya, materi sesuai dengan TPK
- Kartu contoh sejumlah siswa
- Contoh Kartu :
SUB MATERI :
NAMA YANG DIBERI :
1.
2
3.
4. dst.
Langkah-langkah :
- Siapkan kelas sebagaimana mestinya
- Jelaskan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai
- Untuk memantapkan penguasaan peserta tiap siswa diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) lebih kurang 5 menit
- Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasi. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu contoh.
- Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (take and give).
- Untuk mengevaluasi keberhasilan berikan berikan siswa pertanyaan yang tak sesuai dengan kartunya (kartu orang lain).
- Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan
- Kesimpulan.
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan kompentensi yang ingin dicapai.
- Guru menyajikan materi secukupnya.
- Guru membentuk kelompok yang anggotanya ± 4 orang secara heterogen.
- Guru Menyajikan beberapa kata kunci sesuai materi yang disajikan.
- Tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan minimal 4 kata kunci setiap kalimat.
- Hasil diskusi kelompok didiskusikan kembali secara pleno yang dipandu oleh Guru.
- Kesimpulan.
Media : Siapkan blangko isian berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap.
Langkah-langkah :
- Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
- Guru Menyampaikan materi secukupnya atau siswa disuruh membacakan buku atau modul dengan waktu secukupnya
- Guru membentuk kelompok 2 atau 3 orang secara heterogen
- Guru membagikan lembar kerja berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap (lihat contoh).
- Siswa berdiskusi untuk melengkapi kalimat dengan kunci jawaban yang tersedia.
- Siswa berdiskusi secara berkelompok
- Setelah jawaban didiskusikan, jawaban yang salah diperbaiki. Tiap peserta membaca sampai mengerti atau hapal
- Kesimpulan.
Struktur yang dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan sosial, untuk menghindari siswa mendominasi pembicaraan atau siswa diam sama sekali.
Langkah-langkah :
- Kondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi (cooperative learning / CL)
- Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai waktu yang digunakan.
- Bila telah selesai bicara kopon yang dipegang siswa diserahkan. Setiap bebicara satu kupon.
- Siswa yang telah habis kuponnya tak boleh bicara lagi. Yang masih pegang kupon harus bicara sampai kuponnya habis.
- Dan seterusnya.
APA YANG DILAKUKAN?
- BEKERJA BERPASANGAN
- PELATIH MENGECEK
- BERTUKAR PERAN
- PASANGAN MENGECEK
- PENEGASAN GURU
33. Keliling Kelompok
Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya.
Langkah-langkah :
1. Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan
2. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya.
3. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan.
34. Tari Bambu
Agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan informasi antar siswa
Langkah-Langkahnya :
- Separuh kelas atau seperempat jika jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar . Jika ada cukup ruang mereka bisa berjajar di depan kelas. Kemungkinan lain adalah siswa berjajar di sela-sela deretan bangku. Cara yang kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu relatif singkat.
- Separuh kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama
- Dua siswa yang berpasangan dari kedua jajaran berbagi sinformasi.
- Kemudian satu atau dua siswa yang berdiri di ujung salah satu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Jajaran ini kemudian bergeser. Dengan cara ini masing-masing siswa mendapat pasangan yang baru untuk berbagi. Pergeseran bisa dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan.
Memberi kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi dengan kelompok lainnya.
Langkah-langkahnya :
- Siswa bekerja sama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang
- Setelah selesai, dua orang dari masing-masing menjadi tamu kedua kelompok yang lain
- Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi ke tamu mereka
- Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain
- Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka.
Model-Model Pembelajaran Inovatif untuk Digunakan Guru







